by

Tersandung Konflik

Eni Muslihah | Jurnalis Mongabay

PERTAMA kali ku liputan mengenal isu lingkungan ya dari Lembaga Konservasi (World Wide Fun for Nature) WWF Indonesia.

Sependek pengetahuanku, WWF yang dahulu hanya pada isu satwa predator dan rehabilitasi hutan, kini sudah bergerak pada pendampingan desa penyangga hutan. Tak hanya satwa dan habitatnya saja yang diurusi, tetapi manusia sekitarnya juga diajak terlibat dalam penanganannya.

Kini, WWF menjadi perbincangan hangat, sejak MoU program konservasi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia dicabut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Iya sih, bahwa WWF tak lagi berkegiatan dalam kawasan. Strateginya dipindah di sekitar kawasan. Artinya, tidak berhubungan langsung dengan KLHK dan jajaran di bawahnya.

Tetapi, isu mencabutan MoU diduga secara sepihak, kini sudah terlanjut menyebar. Bahkan, di bilik-bilik kamar warga desa penyangga hutan.

Warga pun, sepertinya akan ikut-ikutan menolak program WWF tanpa mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed