by

Oknum Wartawan Tersangka Pemerasan, AJI Dukung Masyarakat Melapor

DUA oknum wartawan menjalani pemeriksaan di Polsek Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu, 25/1/2020. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pemerasan karyawan bank. | Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer

BANDAR LAMPUNG, AJI – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungkarang Timur menetapkan AM dan DP sebagai tersangka kasus pemerasan. Kedua oknum wartawan itu memeras karyawan bank di Bandar Lampung bernisial IN (29).

“Hasil gelar perkara, keduanya sudah ditetapkan tersangka. Unsurnya terpenuhi,” kata Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Irianto, seperti dikutip dari Lampost.co, Sabtu, 1/2/2020.

Irianto mengatakan, pihaknya menjerat perbuatan kedua tersangka dengan Pasal 368 sub 369 KUHP tentang pengancaman dan pemerasan dengan ancaman pidana empat tahun penjara, junto Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

“Berdasarkan fakta lapangan (OTT), barang bukti dan lain-lain, mereka terbukti, dan hanya mereka berdua jadi tersangka. Berkas perkara sedang dalam proses,” ujarnya.

AM dan DP dibekuk di salah satu rumah makan di Jalan Gajah Mada, Tanjungkarang Timur, Sabtu lalu, 25/1/2020. Keduanya tertangkap tangan hendak mengambil uang dari IN sekitar Rp3 juta. Selain uang, polisi juga menyita kartu pers AM dan DP.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung Hendry Sihaloho mendukung langkah masyarakat melaporkan ke aparat jika ada oknum wartawan yang diduga melakukan pelanggaran, seperti memeras.

”Kami mendukung masyarakat untuk melaporkan peristiwa seperti ini. Laporkan saja ke pihak berwajib. Sebab, tugas wartawan memberitakan, bukan memanfaatkan profesinya untuk mengeruk keuntungan,” kata Hendry, dikutip dari RadarLampung.co.id.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed