by

Ringkus 4 Oknum Wartawan Pemeras, Polres Way Kanan Sita Rp10 Juta

EMPAT oknum wartawan yang diduga memeras pihak SMKN 1 Banjit, Kabupaten Way Kanan. Keempatnya kini ditetapkan sebagai tersangka. | ist

WAY KANAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Way Kanan meringkus empat orang yang mengaku wartawan. Mereka diduga memeras pihak SMKN 1 Banjit.

Fajar Sumatera yang dikutip pada Rabu, 16/9/2020, melaporkan bahwa keempat oknum wartawan tersebut, yakni Agus Mariadi (42), warga Kampung Negeri Batin, Kecamatan Blambangan Umpu. Saat diperiksa, polisi menemukan kartu pers Surat Kabar Umum Merdeka 45.

Kemudian, Basriyadi (43), warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Dia mengaku bekerja sebagai wartawan dari Advokat News. Dua lagi, Apria (36) dan Amroni (38), warga Kampung Negeri Batin. Keduanya mengantongi kartu pers Dinamika Lampung News.

Polisi menangkap mereka ketika mendatangi SMKN 1 Banjit. Semula, keempat orang tersebut menanyakan ihwal penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2019. Belakangan, mereka diduga meminta uang sekitar Rp2 juta. Uang tersebut sebagai syarat agar tidak dilaporkan karena diduga menyimpangkan dana BOS. Bila tidak, maka mereka akan melaporkan kepala SMKN 1 Banjit.

Saat penangkapan, anggota Satreskrim Polres Way Kanan menyita uang dari keempat oknum wartawan itu sebanyak Rp10 juta. Polisi menduga uang tersebut hasil pemerasan. Selain itu, aparat juga mendapati dokumen yang berisi data dana BOS, serta menyita empat handphone.

”Status empat orang tadi sudah tersangka. Mereka kini ditahan di Rumah Tahanan Negara Polres Way Kanan untuk kepentingan penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Way Kanan Ajun Komisaris Devi Sujana.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed